Sebentar saja nak,
Selasa, 29 Maret 2016 · Admin
Dari Abu Hurairah, Nabi shollalohu ‘alaihi wa sallam bersabda,
« ﺭَﻏِﻢَ ﺃَﻧْﻔُﻪُ ﺛُﻢَّ ﺭَﻏِﻢَ ﺃَﻧْﻔُﻪُ ﺛُﻢَّ ﺭَﻏِﻢَ ﺃَﻧْﻔُﻪُ » . ﻗِﻴﻞَ ﻣَﻦْ ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻗَﺎﻝَ « ﻣَﻦْ ﺃَﺩْﺭَﻙَ ﻭَﺍﻟِﺪَﻳْﻪِ ﻋِﻨْﺪَ ﺍﻟْﻜِﺒَﺮِ ﺃَﺣَﺪَﻫُﻤَﺎ ﺃَﻭْ ﻛِﻠَﻴْﻬِﻤَﺎ ﺛُﻢَّ ﻟَﻢْ ﻳَﺪْﺧُﻞِ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ »
“Sungguh terhina, sungguh terhina, sungguh terhina.” Ada yang bertanya , “Siapa, wahai Rosululloh?” Beliau bersabda, ”(Sungguh hina) seorang yang mendapati kedua orang tuanya yang masih hidup atau salah satu dari keduanya ketika mereka telah tua, namun justru ia tidak masuk surga.”(HR. Muslim) Dari Abdullah bin ’Umar, ia berkata, ﺭِﺿَﺎ ﺍﻟﺮَّﺏِّ ﻓِﻲ ﺭِﺿَﺎ ﺍﻟْﻮَﺍﻟِﺪِ ﻭَ ﺳَﺨَﻂُ ﺍﻟﺮَّﺏِّ ﻓِﻲ ﺳَﺨَﻂِ ﺍﻟْﻮَﺍﻟِﺪِ “Ridha Alloh tergantung pada ridha orang tua dan murka Alloh tergantung pada murka orang tua.”
(kitab Adabul Mufrod, imam bukhori)
[09:09, 3/29/2016] Ustd Muzaki Kamali: Sejenak Kita pejamkan mata dari impian dan cita-cita Kita istirahatkan langkah dari berjalan menuju mimpinya Kita benamkan ego dari kesenangan pribadi yg membuat lupa
Dan mulailah lihat pada mereka yang mulai memutih mahkotanya Yang mulai rapuh kokoh tubuhnya Yang mulai lemah genggamannya Yang selalu mendoa untuk kebahagiaan anaknya
Tidak kah engkau tahu Mungkin hari ini mereka sedang menunggu dering telpon dari mu Mungkin juga mereka sedang merindukan saat-saat memelukmu halnya seorang bayi, meskipun kini engkau telah dewasa Mungkin juga mereka sedang khawatir memikirkan anak yang sedang jauh dari sisinya
Untuk engkau yang jauh, hubungilah mereka meski hanya lewat suara Sapa lah mereka, tanyakan lah kabarnya dan mintalah doanya, Meskipun mereka selalu mendoakan mu tanpa engkau minta.
Engkau yang dekat, luangkanlah sedikit waktu untuk mereka, Karena kadang, engkau lebih memilih teman- temanmu dan meghabiskan waktu bersamanya
Mereka mungkin diam menahan rindunya .. Karena mungkin ia tahu, anaknya kini tengah beranjak dewasa Yang waktunya akan banyak tersisa oleh tugas- tugas sekolah dan pergaulannya .
Sebentar saja nak,
Rendahkanlah suaramu pada mereka Perindahlah ucapanmu di depan mereka Lunakkanlah watakmu terhadap mereka dan Lembutkan hatimu untuk mereka... Karena … Seberapa tinggi pun jabatanmu Seberapa luas pun pengetahuanmu seberapa banyak pun hartamu Engkau bukan apa-apa tanpa mereka
Berapa ribu rakaatpun engkau shalat Berapa juta pun engkau sedekah Berapa tahun pun engkau puasa Jika hati mereka terluka karena kedzalimanmu Surga bukan untukmu …
By Ustd Muzaki Kamali: