Sunah - Sunah di Bulan Ramadhan
Jumat, 24 Maret 2023 · Admin
Tarhib (ترحيب) memiliki arti penyambutan. Bila ditilik lebih jauh, kata ini berasal dari kata dari Rahiba-Yarhabu-Rahaban (رحبا) bermakna Ittasa'a (melebarkan, meluaskan, melapangkan).
Sederhananya, tarhib adalah ungkapan selamat datang atas kedatangan seseorang, atau kehadiran sesuatu yang indah. Sama dengan ungkapan "marhaban", yaitu "aku sambut engkau dengan penuh kelapangan hati dan pikiran, juga aku sambut engkau dengan seluruh jiwa dan ragaku".
Sehingga dapat disimpulkan bahwa tarhib Ramadhan adalah menyambut bulan Ramadhan dengan senang hati, dengan tangan terbuka, serta dengan penuh kebahagiaan baik jiwa dan raga.
Dan cara yang sebaiknya dilakukan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, sebagai berikut:
Ikhlas dan Gembira
Amalan terpenting dalam menyambut Ramadhan adalah amalan hati, yaitu niat menyambut bulan Ramadhan dengan lapang hati atau ikhlas dan gembira. Hal ini dapat menjauhkan diri dari api neraka. Sebuah hadits yang termaktub dalam Durrotun Nasihin menjelaskan dengan.
مَنْ فَرِحَ بِدُخُولِ رَمَضَانَ حَرَّمَ الله جَسَدَهُ عَلىَ النِّيْرَان
Yang artinya: "Siapa bergembira dengan masuknya bulan Ramadhan, Allah akan mengharamkan jasadnya masuk neraka.
Bahkan Allah telah menggaransi kita selamat dari api neraka, ketika kita menyambut Ramadhan. Maka dari itu, wajar jika para ulama salaf terdahulu ketika ketika bulan Rajab dan Sya’ban selalu mengucapkan doa:
اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبَ وَ شَعْبَانَ وَ بَلِغْنَا رَمَضَانَ
Artinya: "Ya Allah berkatilah kami dibulan Rajab dan Sya’ban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan”.
Sampai kepada Ramadhan adalah kebahagiaan yang luar biasa, karena hanya di bulan ini umat Islam mendapatkan nikmat dan karunia Allah yang tidak terkira. Tidak mengherankan jika kemudian Nabi saw dan para sahabat menyambut Ramadhan dengan senyum dan tahmid, dan melepas kepergian Ramadhan dengan tangis.
Allah SWT juga menyebutkan tentang kewajiban berpuasa bagi umat Islam dalam Alquran :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُون
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa. (QS. Al Baqarah: 183)
Ibadah puasa merupakan lahan bagi umat Islam untuk melatih dan meningkatkan kesadaran serta ketaatan beragama. Banyak diantara umat Islam yang menjalankan puasa tanpa menghayati makna dan petunjuk yang harus ditaati, sehingga hanya memperoleh rasa haus dan lapar.
Berikut beberapa amalan sunnah yang dapat dilakukan ketika bulan Ramadhan :
Ibadah puasa merupakan lahan bagi umat Islam untuk melatih dan meningkatkan kesadaran serta ketaatan beragama. Banyak diantara umat Islam yang menjalankan puasa tanpa menghayati makna dan petunjuk yang harus ditaati, sehingga hanya memperoleh rasa haus dan lapar.
Berikut beberapa amalan sunnah yang dapat dilakukan ketika bulan Ramadhan :
- Menyegerakan berbuka puasa jika telah yakin bahwa matahari telah tenggelam.
- Berbuka dengan korma, atau makanan/minuman manis lainnya, atau cukup dengan air putih
- Berdoa sewaktu berbuka puasa