Kamu Tipe Alumni Mana?
Senin, 20 April 2026 · Admin
Cipining, 19 April 2026 — Ribuan alumni Darunnajah yang memadati Auditorium Kampus 1 Pesantren Darunnajah 2 Cipining dibuat merenung sejenak ketika Samsul Rahman, M.A. tampil menyampaikan sambutan mewakili para alumni dalam Halal Bihalal Nasional IKPDN 1447/2026. Dengan gaya tutur yang hangat namun tajam, beliau mengajak seluruh hadirin untuk jujur menilai diri: termasuk tipe alumni manakah kita?
Di hadapan jajaran pimpinan Pesantren Darunnajah, para asatidz, jajaran rektorat Universitas Darunnajah, serta ribuan alumni dari berbagai penjuru negeri, Samsul Rahman menegaskan bahwa kehebatan seorang alumni sejati bukan diukur dari capaian materi atau jabatan, melainkan dari sejauh mana ia mengabdikan diri kepada pondok yang telah membesarkannya.
Ia menutup bagian ini dengan hadis yang sudah menjadi ruh para santri Darunnajah: "Khairun naas anfa'uhum lin-naas" sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama. Pesan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa menjadi alumni Darunnajah berarti mengemban tanggung jawab untuk memberi manfaat, bukan hanya menerima.
Di penghujung sambutannya, Samsul Rahman menyampaikan ungkapan terima kasih yang tulus kepada Darunnajah. Beliau mengakui bahwa semua yang diraih para alumni dalam kehidupan kemampuan berbicara di hadapan publik, kontribusi kepada umat, hingga kehidupan yang lebih bermakna tidak terlepas dari didikan dan kasih sayang yang diberikan pondok. Ia menegaskan kesiapan diri dan seluruh alumni untuk hadir dan berkontribusi kapan pun dibutuhkan.
Sambutan Samsul Rahman menjadi salah satu momen paling berkesan dalam Halal Bihalal Nasional IKPDN 1447/2026. Pesan tentang tiga tipe alumni Muttashil, Mufashil, dan Munqati' diharapkan menjadi bahan refleksi bagi seluruh keluarga besar alumni Universitas Darunnajah untuk semakin mempererat hubungan dengan almamater dan terus berkontribusi bagi kemajuan pondok serta masyarakat.
Tiga Tipe Alumni: Muttashil, Mufashil, dan Munqati'
Inti dari sambutan Samsul Rahman adalah pembagian alumni ke dalam tiga tipe yang ia analogikan dari khazanah keilmuan Islam, yakni istilah yang biasa dipakai dalam ilmu hadis dan nahwu untuk menggambarkan tingkat keterputusan sanad:- Muttashil (Alumni Tersambung)
- Mufashil (Alumni Terpisah Jarak)
- Munqati' (Alumni Terputus)
Ia menutup bagian ini dengan hadis yang sudah menjadi ruh para santri Darunnajah: "Khairun naas anfa'uhum lin-naas" sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama. Pesan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa menjadi alumni Darunnajah berarti mengemban tanggung jawab untuk memberi manfaat, bukan hanya menerima.
Di penghujung sambutannya, Samsul Rahman menyampaikan ungkapan terima kasih yang tulus kepada Darunnajah. Beliau mengakui bahwa semua yang diraih para alumni dalam kehidupan kemampuan berbicara di hadapan publik, kontribusi kepada umat, hingga kehidupan yang lebih bermakna tidak terlepas dari didikan dan kasih sayang yang diberikan pondok. Ia menegaskan kesiapan diri dan seluruh alumni untuk hadir dan berkontribusi kapan pun dibutuhkan.
Sambutan Samsul Rahman menjadi salah satu momen paling berkesan dalam Halal Bihalal Nasional IKPDN 1447/2026. Pesan tentang tiga tipe alumni Muttashil, Mufashil, dan Munqati' diharapkan menjadi bahan refleksi bagi seluruh keluarga besar alumni Universitas Darunnajah untuk semakin mempererat hubungan dengan almamater dan terus berkontribusi bagi kemajuan pondok serta masyarakat.